2 july 2011 23.00
Malam ini aku di rumah bersama seorang adik (indah) dan ibu ku, serasa senang setelah beberapa hari tidak tidur bersama mereka. Tapi entah kenapa, malam ini aku merasa hampa. pikiranku kosong. aku hanya merasa tak pantas telah hidup di dunia ini, banyak sekali rasanya dosa yang telah ku lakukan. Aku merasa berdosa karena belum dapat memaknai hidup ini. Hidupku hanya seperti air, yang mengalir tanpa arah dan tujuan, hanya mengikuti arus yang ada. Semangat hidupku yang dulu selalu ku kobarkan, sekarang seakan padam. Aku seakan merasakan kehilangan sosok Karina (diriku). Aku merasa semakin jauh dari Tuhan, aku takut karena aku berani menasehati temanku untuk selalu dekat dengan Tuhan, padahal aku sendri belum bisa melakukannya.
Aku malu sekali, melihat sahabat muslim ku yang dengan rajin sholat lima waktu ditambah tahajut di malam hari, sedangkan aku meluangkan sedikit waktu untuk Tuhan saja tetapi pikiranku tidak bersama Tuhan. Seminggu sekalipun tak pernah aku sisakan untuk Tuhan sungguh murkanya aku, meminta semua hal pada Tuhan, tetapi bertemu Tuhan saja aku tak mau.Mungkin ini,jawaban dari pertanyaan dan perdebatan antara aku dengan hatiku, bahwa semua semangat ku, impianku, cita-citaku yang semakin padam, itu karena aku menutup diri untuk Tuhan. Itu yang menyebabkan aku kehilangan sosok Tuhan dalam hatiku, sehingga aku selalu merasakan kekhawatiran hidup.
"Tuhan Yesus, Allah Bapa Yang hidup dalam hatiku, malam ini aku merasakan kesesakan yang mendalam, karena kesalahanku sendiri, Bapa aku bersedia membuka hati ku yang kosong, yang rindu akan kasih dan cinta Mu. aku Mohon Allah ku ampuni segala dosa ku, berkenanlah masuk dalam jiwaku, menyertai setiap langkah hidupku. Yesus malam ini aku menunggu mukjizat Mu, nyalakan semangat ku, harapanku, impian dan cita-citaku. biarlah hidupku mampu berguna bagi orang lain,aku ingin didalam diriku orang lain bisa merasakan besarnya kasih Mu. doa yang tiada sempurna ini aku mohon dengan perantaraan putra Mu, Yesus. Amin"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar