Rabu, 06 Juli 2011

KOTAK SAKSI KEHIDUPAN

Pernahkah kalian menulis dalam diary?, aku yakin pernah. Begitu juga aku, tapi aku tidak suka menulis dalam diary, karena pernah suatu hari kakak laki-laki ku yossy, entah sengaja atau memang mau mempermalukan ku, dia membaca buku diary ku, dan parahnya dia mengungkit apa yang aku ceritain dalam buku itu pada ibu ku. aku kan malu, coba bayangin kalian jadi aku?.

Tapi pada suatu hari temanku memberi kado aku (saat ulangtahun), sebuah kotak yang di dalamnya ada lembar2an kertas. Aku mulai berfikir akan aku apakan kotak itu. Lalu aku mulai menulis lagi, tapi tidak menulis tentang masalah percintaan apalah itu (belum cukup umur dulu), aku lebih suka menulis apa yang aku lakuin hari ini, apa yang aku telah lakuin, apa yang aku cita-citain, semua tentang suasana hatiku dalam keluarga maupun persahabatan.

Sudah 1 tahun aku berhenti menulis dalam kotak itu sejak aku SMA. Tapi hari ini aku membaca lagi kotak itu, aku ingin tahu apa yang udah aku lakuin dulu. Ternyata banyak hal yang aku lewati, yang ada dalam kotak itu. Rasanya kotak itu menggabungkan hatiku saat ini dengan saat aku mengalami tiap kejadian masa lalu. Aku mulai tertawa saat aku konyol, marah2 hanya karena adikku gak mau ngalah (padahal yang seharusnya ngalah aku), lalu aku berantem dan ibu memarahi ku. Aku mulai merasakan jiwaku yang hilang saat aku membaca bagaimana setiap hari ku selalu tertata, selalu ada tujuan yang pasti setiap hari,jika aku banding kan aku yang saat ini sungguh berbeda. Saat ini aku tidak pernah tau tujuan hidup ku. kotak itu benar2 saksi nyata hidupku saat itu, saksi nyata terwujudnya cita-citaku, yang dulu hanya aku tulis dalam kotak itu, dan sekarang benar2 nyata. MAKASIH SOBAT KU, KOTAK YANG SELALU ADA UNTUKKU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar